Langsung ke konten utama

Postingan

napas

 Bernafas Bernafas Bernafas dalam air? Hidup begitu penuh sampai entah siapa ini terkejut sendiri. Begitu penuh hingga HUAAAAAH bagaimana caranya menjadi salah satu dari 20 pegawai terbaik dan kuliah di universitas terbaik di Indonesia? sekali lagi bernafas. Sedikit merindukan seseorang lagi setelah 3 tahun surut. lagi apaa vi?  atau karena fotomu itu harusnya ada aku disebelahnya?  yah, kan pilihan kita berdua pula. tidur, besok kita bernapas lagi. Lebih banyak ya
Postingan terbaru

V7

  i know you keep your distance like love’s a line you shouldn’t cross but every time you look my way it feels like something’s almost lost i’m not asking you for promises or a future written perfectly just one night where you believe there might be something here with me so if your heart is hesitating standing somewhere in between maybe we could close our eyes and try what could have been if it breaks, we’ll call it living if it works, we’ll call it fate but you’ll never know the answer if you’re always scared to take ramadhan 1447H

❤️

  Abi!  Terima kasih ya sudah berjuang sejauh ini. Terima kasih yaaa untuk kasih sayang yang ga pernah putus setiap hari nya, ga pernah nyerah, ga pernah capek sedikitpun, ga pernah ngeluh. Aku dengar, baca, lihat seseram dan setakut apa pernikahan itu. Tapi, kok semuanya ternyata mudah ya kalau sama abi?  Empat tahun bukan waktu yang sebentar.. lama sekali ya? Kok bisa setiap hari abi ga pernah gak mau untuk lihat kayi, ga pernah ga mau untuk denger cerita kayi, selanjutnyaa kita lanjutkan di tahun tahun berikutnya sampai kita mati. tapi mau bareng aja deh, gimana kalau ngga ada aa :(  Cinta yang katanya una ini sedih capek ribet blablabla itu aku udah ga kenal, udah lupa rasanya kalau katanya capek. soalnya sama abi ngga... rasanya abi dan kayi itu udah satu tubuh, udah satu pikiran, satu hati, semuanya. Dunia ini emang jahat ya kadang-kadang bi. tapi empat tahun ini abi udah buktiin dan selalu bilang "ayolah lawan jir bareng" bener. world is cruel, its us againts ...

V5

  Halo vi! Vi, Ini menuju lima hari ke lamaranku. iya! lima hari! Akhirnya sampai juga aku ke titik ini vi, cerita panjang yang sudah kuceritakan dari setahun lalu ya?  Vi, tiga tahun bukan waktu yang sebentar ya kalau dipikir-pikir? Tiga tahun. Iya, kita pernah bahas dan saling terkejut karna ternyata kita berjalan selama itu ya? Vi, kalau boleh aku bilang, kamu adalah salah satu bentuk percayaku pada lauhul mahfudz. Kita sebagai manusia, bisa saling sayang, kita sebagai manusia bisa berangan-angan. Tapi kalau kata tuhan, tidak. Ya, itu tidak. titik. Vi, sadar nggak? Kalau banyak rencana kita, banyak komunikasi yang cuma tergantung di atas kamar kita masing-masing, banyak cerita yang "ih harusnya" "ih padahal waktu itu" selama tiga tahun ini ternyata adalah jawaban. Kita tidak diciptakan tuhan berpasangan. Kita tidak sepasang. Bali, Singapura, Gelora Bung Karno, Bandung, Saparua, semuanya loh vi? Kita terkekang dalam takdir kita masing-masing yang bahkan ditulis da...

Abu

Dosa abu dari percaya. Tapi, percaya adalah pupuk yang tidak jelas apa bentuknya, tidak ada wujudnya, mungkin spektrum warna? Ketakutan penuh dalam memori, hingga yang buruk pun ku anggap biasa. aku melindungi diriku sendiri dengan cara yang jahat, bukan karma, kifarat namanya. hingga hari ini, aku percaya, tidak pernah ada manusia yang terlahir baik. tidak ada yang terlahir dengan perasaan "aku akan menjaga hati, bermanfaat bagi orang lain, aku tidak peduli apa yang ku tuai sebanyak apapun yang kutabur" semuanya terasa lebih baik ketika percaya segala hal di dunia ini tidak ada yang baik Takut, sungguh. takut bahkan hanya sejengkal kata kata yang tidak ada artinya. bahkan mahluk sedarah, sekampung halaman, sehati sekalipun. lalu tidak ada yang pernah melakukan kebaikan tanpa pamrih ya rasanya! aku patah patah patah, dalam ketakutanku sendiri. kenapa ya?  Tuhan mematahkan hatiku berkali-kali untuk menciptakan ketakutan pada mahluk-Nya? kenapa ya? Lindungi aku ya Tuhan, dari h...

4-coda

 Ternyata, Dunia begitu luas untuk aku dan si angka empat. Perjalanan jauh atau waktu yang panjang, tidak pernah cukup. Dunia tidak sesempit apa katanya, Karna ternyata aku menemukan seseorang yang memberiku seluruh semesta, dunia kalah dalam peradaban. Menghitung perjalananku 11 bulan menuju khitbah khidmat. Aku, sembuh. 

Tuhan dan Manusia

 Aku akrab sekali dengan kesendirian. Entah musuh atau teman, kesendirian adalah keduanya. Sejak kecil ya ternyata? Aku aman dalam kesepian katanya, aku jadikan tempat teraman, ternyaman, tercinta yang kutemui. Pasrah, aku bilang "aku mau serahkan semuanya pada Tuhan dan Manusia" Tuhan, Manusia.  Aku yang sekarang pintar mengunci rapat cerita,  Pintar tidak lagi mencari manusia Karena tidak ada satupun yang kupercayai. Selain tuhanku. Ayahku, Ibuku, Keluargaku,  Apalagi mereka. Apalagi teman yang katanya di garda terdepan melindungi, tapi hanya untuk kepetingannya sendiri. Hahahaha Hidup memaaang lucu, dengan segala kesalahan, dengan segala ramai yang dipaksakan. Biar Tuhan yang menentukkan.  Aku hidup untuk Tuhan. Karna, kalau hidup untuk diri sendiri, pada akhirnya, manusia lagi kan?  -1 Ramadhan 1445H-