Langsung ke konten utama

V7

 


i know you keep your distance

like love’s a line you shouldn’t cross

but every time you look my way

it feels like something’s almost lost


i’m not asking you for promises

or a future written perfectly

just one night where you believe

there might be something here with me


so if your heart is hesitating

standing somewhere in between

maybe we could close our eyes

and try what could have been


if it breaks, we’ll call it living

if it works, we’ll call it fate

but you’ll never know the answer

if you’re always scared to take


ramadhan 1447H


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Novel Lima Sekawan ke Sarang Penyelundup

I.           Identitas Novel Judul                      : Five go to smuggler’s top Judul Terjemahan   : Lima Sekawan ke Sarang Penyelundup Pengarang               : Enid Blyton Penerjemah             : Agus Setiadi Penerbit                 : PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit          : Mei 1997 Kota Penerbit         : Jakarta Jumlah Halaman      :272 Halaman II.        Unsur Intrinsik Novel Tema                   ...

❤️

  Abi!  Terima kasih ya sudah berjuang sejauh ini. Terima kasih yaaa untuk kasih sayang yang ga pernah putus setiap hari nya, ga pernah nyerah, ga pernah capek sedikitpun, ga pernah ngeluh. Aku dengar, baca, lihat seseram dan setakut apa pernikahan itu. Tapi, kok semuanya ternyata mudah ya kalau sama abi?  Empat tahun bukan waktu yang sebentar.. lama sekali ya? Kok bisa setiap hari abi ga pernah gak mau untuk lihat kayi, ga pernah ga mau untuk denger cerita kayi, selanjutnyaa kita lanjutkan di tahun tahun berikutnya sampai kita mati. tapi mau bareng aja deh, gimana kalau ngga ada aa :(  Cinta yang katanya una ini sedih capek ribet blablabla itu aku udah ga kenal, udah lupa rasanya kalau katanya capek. soalnya sama abi ngga... rasanya abi dan kayi itu udah satu tubuh, udah satu pikiran, satu hati, semuanya. Dunia ini emang jahat ya kadang-kadang bi. tapi empat tahun ini abi udah buktiin dan selalu bilang "ayolah lawan jir bareng" bener. world is cruel, its us againts ...

4

Lalu akhirnya kamu mengingatku sebagai apa? Serpihan kenangan tidak nyata, Sentuhan bayangan kelam, atau sekedar kupu-kupu dengan senandung kesukaanku? Hingga hari ini, kamu mengingatku sebagai apa? Aku si sosok yang katanya tidak pernah patut untuk dimaafkan, atau aku yang begitu indah dikenang sehingga hatimu begitu silau disantap angan? Setahun kedepan, kamu mengingatku sebagai apa? Apapun itu, berbahagialah, bernyanyi seperti hidup tanpa aku, berjalan seperti cinta tidak pernah jumpa, Sulit dipertemukan, hati, pengorbanan, logika. Sebegitu hebatkah ketika Tuhan menerima maaf sedangkau kamu tidak? Maaf hanya kutitip lewat sepertiga malam di hari kelima, sayang. Tolong, jangan benci aku lagi Terima kasih ya