Langsung ke konten utama

18 Oktober 2018 nanti

Kepada dokter favoritku!
satu permintaan
hanya satu,
tolong penuhi?

satu hari
tolong tinggalkan duniamu
tinggalkan wanita yang sudah sangat terkenal memisahkan hubungan aku dan kamu
tinggalkan kamu yang hanya menangis dan merenungi buku fisiologi

satu hari
masuklah ke duniaku
akan ku kenalkan pada kakak tingkat yang jatuh cinta pada suara sopranku
akan kukenalkan pada dua sahabat terbaik yang menemaniku menangis di waktu subuh
akan kukenalkan pada teman teman yang sudah sangat mengenalmu dengan baik

mereka sudah tahu kamu.
mereka semua, kamu tidak perlu berkenalan, tidak perlu tuan.
hebat bukan? aku memang banyak bercerita tentang kamu

satu hari,
18 oktober nanti
temani aku
dampingi aku
dorong aku

untuk melangkah ke awal yang baru
untuk membuka mata melihat dunia yang baru

entah jauh atau dekat,
entah sulit atau mudah,
tolong dampingi aku

urusanmu bawakan aku bunga kesukaanku
atau teman untuk boneka cokelatku
terserah! aku tidak peduli!

aku hanya butuh teman,
yang bisa menemani ayah dan ibuku dan mengobrol ketika acara sudah terasa seperti seratus abad padahal hanya 3 jam.
aku butuh kamu.
dan aku cuma mau kamu.


kepada Dokterku,
lewati satu hari kuliahmu untukku?
mau menjadi pendamping wisudaku?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Novel Lima Sekawan ke Sarang Penyelundup

I.           Identitas Novel Judul                      : Five go to smuggler’s top Judul Terjemahan   : Lima Sekawan ke Sarang Penyelundup Pengarang               : Enid Blyton Penerjemah             : Agus Setiadi Penerbit                 : PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit          : Mei 1997 Kota Penerbit         : Jakarta Jumlah Halaman      :272 Halaman II.        Unsur Intrinsik Novel Tema                   ...

Abu

Dosa abu dari percaya. Tapi, percaya adalah pupuk yang tidak jelas apa bentuknya, tidak ada wujudnya, mungkin spektrum warna? Ketakutan penuh dalam memori, hingga yang buruk pun ku anggap biasa. aku melindungi diriku sendiri dengan cara yang jahat, bukan karma, kifarat namanya. hingga hari ini, aku percaya, tidak pernah ada manusia yang terlahir baik. tidak ada yang terlahir dengan perasaan "aku akan menjaga hati, bermanfaat bagi orang lain, aku tidak peduli apa yang ku tuai sebanyak apapun yang kutabur" semuanya terasa lebih baik ketika percaya segala hal di dunia ini tidak ada yang baik Takut, sungguh. takut bahkan hanya sejengkal kata kata yang tidak ada artinya. bahkan mahluk sedarah, sekampung halaman, sehati sekalipun. lalu tidak ada yang pernah melakukan kebaikan tanpa pamrih ya rasanya! aku patah patah patah, dalam ketakutanku sendiri. kenapa ya?  Tuhan mematahkan hatiku berkali-kali untuk menciptakan ketakutan pada mahluk-Nya? kenapa ya? Lindungi aku ya Tuhan, dari h...

Syukuran Kelulusan

Pernah berfikir? Kalau di masa yang katanya ,masa terbaik dalam hidup akhirnya berakhir Katamu kenangan terbaik dalam sebuah pertemuan adalah akhirnya kan? Tapi, apa kamu lupa bagaimana awalmu berpijak? Dari mulai duduk di gugus, bertegur sapa dengan gadis yang ternyata menjadi sahabatmu selama sepertiga dasawarsa Atau mencuri pandang dan menganggapnya akan begitu jauh, padahal dia jadi sedekat matahari dan langit? Atau berfikir bahwa sebuah persahabatan akan kuat, tapi rusak karena cinta monyet berbentuk segitiga? Atau menertawakan seseorang di hari pertama masuk kelas dan ternyata dia jadi seorang pangeran dan sahabat terbaik yang menjadi cinta pertamamu? Atau menganggap orang-orang yang awalnya akan menjadi sahabatmu, tetapi akhirnya sekarang menjadi sekelompok manusia yang bertugas menyakitimu? Atau mengaggap belitung sebelah timur besar gelap dan suram, ternyata penuh kehangatan dan sangat akan dirindukan? Atau menemukan seseorang dengan nama y...