Langsung ke konten utama

I miss youu guuyysss!

Dunia yang memang akan segera berakhir,
Atau usia yang terus menua
Atau apa sekarang hidup tidak selucu dulu?

Orang-orang mulai berpikiran serius
Setiap percakapan rasanya terus memanas
Baik dari yang dekat maupun yang jauh

Memang, dunia tidak lagi seru
Atau memang harusnya seperti itu?

Percakapan dengan teman lama rasanya terus merupakan suatu kesalahan,
Memang sibuk atau dia yang dulu tukang ketawa berubah jadi si tukang debat publik?

Perbincangan sedikit dengan lawan jenis
Dibawa ke perasaan
Duh, becanda bosqu.

Scroll, scroll, scroll..
Boleh tidak berhenti sebentar netijen?
Ketawa dulu yuk sedikit,
Becanda yang banyak.


Hidup bukan hanya kesibukan,
organisasi,
belajar,
atau Perdebatan pilih jokowi atau prabowo.

Hidup bukan hanya inflasi ekonomi yang sedang stabil,
atau tentang pesawat jatuh
atau tentang ruang kerja keuangan yang makin rumit.

Hidup tentang cicak yang ekor nya putus lalu kita ketawa setelahnya,
Tentang nasi goreng campur pecel lele,
atau tentang tutorial make up anak umur 4 tahun.


Jangan terlalu lelah,
jangan terlalu serius,
nyatanya kamu butuh istirahat juga.

Segera ketawa lagi teman teman!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Novel Lima Sekawan ke Sarang Penyelundup

I.           Identitas Novel Judul                      : Five go to smuggler’s top Judul Terjemahan   : Lima Sekawan ke Sarang Penyelundup Pengarang               : Enid Blyton Penerjemah             : Agus Setiadi Penerbit                 : PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit          : Mei 1997 Kota Penerbit         : Jakarta Jumlah Halaman      :272 Halaman II.        Unsur Intrinsik Novel Tema                   ...
Aku minta maaf Untuk setiap perasaan yang dulu tidak terbalaskan Untuk setiap malam dingin yang kamu lalui Untuk setiap tangis yang kamu jatuhkan Aku minta maaf karena terbuai oleh pesona sang pangeran Padahal, seorang penyembuh pun cukup untuk hatiku Aku minta maaf, karena sempat tidak memikirkanmu sempat untuk menyia-nyiakan waktu Aku minta maaf, Karena untuk mencintaimu kamu butuh beribu-ribu perjuangan kamu butuh beribu-ribu langkah Aku minta maaf, aku tidak sempurna Semoga, kamu tidak menyesal dengan perjuanganmu itu. Kubalas secepatnya, Aku sayang kamu

Titipan

Selamat malam menuju pagi empat, Apa kabar? Maaf aku tidak lagi banyak menulis karna disibukkan oleh urusan-urusan yang melengkapi kita dikemudian hari. Tentang kamu dan si cantik bernama dita, aku sudah titip pesan lewat tuhan. Aku bilang, semoga kalian berdua selalu disehatkan dan diberikan kebahagiaan. Aku juga titip bisik lewat tuhan, semoga dia mengerti kamu, seperti dulu aku yang memahami kamu. Aku titip salam lewat tuhan, semoga dia menjaga hati dan akalmu selalu, agar pikiranmu yang terus sibuk dengan masa depan itu, terjaga waras dan tetap teguh membumi dan menyenangkan. Karena bahagiamu, adalah hal yang lebih dari cukup. Aku merindukanmu seperti kota Jakarta yang merindukan udara malam Bandung Utara.