Langsung ke konten utama

-

                         Sebuah perpisahan menjadi sangat penting ketika sudah anda alami.
                         Beberapa menjadikan pertemuan tanpa perpisahan agar tidak perlu ada tangis mungkin? Beberapa menghabiskan hari-hari perpisahan dengan hari-hari seperti biasa, karena justru yang seperti biasa itu yang tidak akan lagi terjadi. Dan sebagian besarnya, memanfaatkan perpisahan sebagai ajang untuk menyatakan perasaan atau sebuah pernyataan "kapan lagi bisa kaya gini".
                         Perpisahan bahkan bersiklus, seperti perpisahan tiap tahun dengan teman-teman sekelas yang anda temui tiap hari, perpisahan dengan teman satu kamar kos yang mungkin juga dilaksanakan tiap tahun.
                         Beberapa diantaranya tidak terduga, perpisahan sepasang kekasih yang tiba-tiba muncul atau mungkin perpisahan tanpa ada kesempatan untuk bertemu lagi selama-lamanya.
                         Pernah menyadari sesuatu?
                         Kadang yang menyadarkan kita bahwa suatu persahabatan atau pertemanan sangat berarti adalah perpisahan. Anda tidak menyadari keberadaan orang itu disekitar anda, atau mungkin kebiasaan-kebiasaan kecil yang anda lakukan dengannya. Lalu, anda akan menyadari nya ketika berpisah. Perpisahan adalah hal yang menakjubkan.
                         Temui saja berbagai perpisahan di tempat-tempat umum, mungkin bandara, stasiun atau bahkan hanya terminal bus. Sepasang kekasih mungkin melepas pelukan dengan berat hati, seorang anak kecil kembali ke bus hanya untuk melihat ayahnya sekali lagi, atau mungkin seorang ibu yang berpisah dengan bayi nya?
                        Perpisahan sungguh hal yang indah. tanpa kita sadari, kita butuh sunyi ketika kita berada ditempat yang ramai. Kita butuh cahaya, ketika kita berada di tempat yang gelap. Dan kita butuh dia, ketika dia pergi.
                        Salam perpisahan untuk siapapun yang sedang menghadapinya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Novel Lima Sekawan ke Sarang Penyelundup

I.           Identitas Novel Judul                      : Five go to smuggler’s top Judul Terjemahan   : Lima Sekawan ke Sarang Penyelundup Pengarang               : Enid Blyton Penerjemah             : Agus Setiadi Penerbit                 : PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit          : Mei 1997 Kota Penerbit         : Jakarta Jumlah Halaman      :272 Halaman II.        Unsur Intrinsik Novel Tema                   ...
Aku minta maaf Untuk setiap perasaan yang dulu tidak terbalaskan Untuk setiap malam dingin yang kamu lalui Untuk setiap tangis yang kamu jatuhkan Aku minta maaf karena terbuai oleh pesona sang pangeran Padahal, seorang penyembuh pun cukup untuk hatiku Aku minta maaf, karena sempat tidak memikirkanmu sempat untuk menyia-nyiakan waktu Aku minta maaf, Karena untuk mencintaimu kamu butuh beribu-ribu perjuangan kamu butuh beribu-ribu langkah Aku minta maaf, aku tidak sempurna Semoga, kamu tidak menyesal dengan perjuanganmu itu. Kubalas secepatnya, Aku sayang kamu

Titipan

Selamat malam menuju pagi empat, Apa kabar? Maaf aku tidak lagi banyak menulis karna disibukkan oleh urusan-urusan yang melengkapi kita dikemudian hari. Tentang kamu dan si cantik bernama dita, aku sudah titip pesan lewat tuhan. Aku bilang, semoga kalian berdua selalu disehatkan dan diberikan kebahagiaan. Aku juga titip bisik lewat tuhan, semoga dia mengerti kamu, seperti dulu aku yang memahami kamu. Aku titip salam lewat tuhan, semoga dia menjaga hati dan akalmu selalu, agar pikiranmu yang terus sibuk dengan masa depan itu, terjaga waras dan tetap teguh membumi dan menyenangkan. Karena bahagiamu, adalah hal yang lebih dari cukup. Aku merindukanmu seperti kota Jakarta yang merindukan udara malam Bandung Utara.