Langsung ke konten utama

Postingan

18 Oktober 2018 nanti

Kepada dokter favoritku! satu permintaan hanya satu, tolong penuhi? satu hari tolong tinggalkan duniamu tinggalkan wanita yang sudah sangat terkenal memisahkan hubungan aku dan kamu tinggalkan kamu yang hanya menangis dan merenungi buku fisiologi satu hari masuklah ke duniaku akan ku kenalkan pada kakak tingkat yang jatuh cinta pada suara sopranku akan kukenalkan pada dua sahabat terbaik yang menemaniku menangis di waktu subuh akan kukenalkan pada teman teman yang sudah sangat mengenalmu dengan baik mereka sudah tahu kamu. mereka semua, kamu tidak perlu berkenalan, tidak perlu tuan. hebat bukan? aku memang banyak bercerita tentang kamu satu hari, 18 oktober nanti temani aku dampingi aku dorong aku untuk melangkah ke awal yang baru untuk membuka mata melihat dunia yang baru entah jauh atau dekat, entah sulit atau mudah, tolong dampingi aku urusanmu bawakan aku bunga kesukaanku atau teman untuk boneka cokelatku terserah! aku tidak peduli! aku hanya butuh teman, yang bisa menemani ayah da...

Pernah dan Selalu

Bintaro muram kehilangan kami Warung kopi hingga jam 3 pagi menangis hingga lebam Restoran cepat saji hingga adzan subuh bersuara melambat karna galau Maaf ya, kami harus pulang Tentang apakah nanti kami akan saling merindu Tentang apakah nanti pertemuan lengkap kami terjadi di pernikahan tercepat Tentang apakah nanti kami masih diberi waktu untuk bertemu secara lengkap Dengan kebahagiaan yang lengkap seperti atmosfer ujian terakhir Kami tidak tahu Yang pasti Selalu ada sesuatu di Bintaro, Pernah, dan selalu
Dia bukan milikmu lagi Pagi adalah milikmu sendiri Secangkir earl grey tea panas, dengan kenangan yang tak bisa mati Sekarang milikmu sendiri Dia bukan milikmu lagi Jaringan di ujung telepon yang kau nanti Permohonan untuk bisa mendengar sekedar A atau B Sekarang suaramu sendiri Dia bukan milikmu lagi Tulang disepanjang leher favoritmu Darah disepanjang lengan kiri yang kau tinggal dihari ulangtahunmu Sekarang kenanganmu sendiri Dia bukan milikmu lagi Tentang kepada siapa dia bertukar pesan malam ini Tentang kepada siapa dia berpijak setelahnya Bukan untukmu lagi Sekarang kau sendiri Jangan lupa Dia bukan milikmu lagi Tidak ada enam belas Tidak ada empat dikali empat Cukup satu Sendiri
Jatuh Jatuh Jatuh Lupa akan hati Lupa akan bumi yang kupijak Apa yang kuimpi terbang Apa yang kucinta hanyut Apa yang kurindu hilang Haruskah bertahan dan bangkit lagi? Masih harus. Hidupku mungkin berputar dengan cara yang berbeda. Mungkin dia tidak berputar. Karena dia abstrak. Monokrom.
Selamat datang di kota Bandung, Sebuah permohonan yang tak pernah terucap, tapi terus terulang dalam hati. Tuhan, Tolong pertemukan Pangeran kecilku yang makin kabur dari indera Tunjukkan lagi padaku gambar yang kau suka Tunjukkan lagi padaku apa cita-citamu Aku siap menunggu lagi Aku siap menunggu Bahwa hanya ada satu orang yang selama 4 tahun berjalan, Akan tetap di ingatan Tuhan, Dia bukan jodohku? Aku yang hidup dalam fantasi, Dan kamu yang hidup dalam realita
Aku minta maaf Untuk setiap perasaan yang dulu tidak terbalaskan Untuk setiap malam dingin yang kamu lalui Untuk setiap tangis yang kamu jatuhkan Aku minta maaf karena terbuai oleh pesona sang pangeran Padahal, seorang penyembuh pun cukup untuk hatiku Aku minta maaf, karena sempat tidak memikirkanmu sempat untuk menyia-nyiakan waktu Aku minta maaf, Karena untuk mencintaimu kamu butuh beribu-ribu perjuangan kamu butuh beribu-ribu langkah Aku minta maaf, aku tidak sempurna Semoga, kamu tidak menyesal dengan perjuanganmu itu. Kubalas secepatnya, Aku sayang kamu

6 Maret 2018

Jatuh cinta pada orang lain ya disebelah fotoku ada fotonya disebelahmu ada dia kalau aku jauh Jatuh cinta pada orang lain ya Dijaga perasaannya Takut dia terluka atau takut dia menjauh? Jatuh cinta pada orang lain ya aku hanya ilalang bila disandingkan dengan mawar Aku hanya putri malu bila disandingkan dengan edelweis Siapa pula manusia yg lebih memilih rumput daripada bunga? Hakmu manusia, memilih. Aku, dari dulu selalu kalah si pangeran si pintar dan sekarang kamu, si angka empat. Untuk manusia selanjutnya, tempatkan aku pada yang pertama selamanya.