Langsung ke konten utama

Syukuran Kelulusan

Pernah berfikir?
Kalau di masa yang katanya ,masa terbaik dalam hidup akhirnya berakhir

Katamu kenangan terbaik dalam sebuah pertemuan adalah akhirnya kan?

Tapi, apa kamu lupa bagaimana awalmu berpijak?

Dari mulai duduk di gugus, bertegur sapa dengan gadis yang ternyata menjadi sahabatmu selama sepertiga dasawarsa

Atau mencuri pandang dan menganggapnya akan begitu jauh, padahal dia jadi sedekat matahari dan langit?

Atau berfikir bahwa sebuah persahabatan akan kuat, tapi rusak karena cinta monyet berbentuk segitiga?

Atau menertawakan seseorang di hari pertama masuk kelas dan ternyata dia jadi seorang pangeran dan sahabat terbaik yang menjadi cinta pertamamu?

Atau menganggap orang-orang yang awalnya akan menjadi sahabatmu, tetapi akhirnya sekarang menjadi sekelompok manusia yang bertugas menyakitimu?

Atau mengaggap belitung sebelah timur besar gelap dan suram, ternyata penuh kehangatan dan sangat akan dirindukan?

Atau menemukan seseorang dengan nama yang begitu pasaran, tapi kamu yang putuskan untuk jadi pendamping hidupmu?

Salam rindu untuk masa lalu ku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Novel Lima Sekawan ke Sarang Penyelundup

I.           Identitas Novel Judul                      : Five go to smuggler’s top Judul Terjemahan   : Lima Sekawan ke Sarang Penyelundup Pengarang               : Enid Blyton Penerjemah             : Agus Setiadi Penerbit                 : PT Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit          : Mei 1997 Kota Penerbit         : Jakarta Jumlah Halaman      :272 Halaman II.        Unsur Intrinsik Novel Tema                   ...

Abu

Dosa abu dari percaya. Tapi, percaya adalah pupuk yang tidak jelas apa bentuknya, tidak ada wujudnya, mungkin spektrum warna? Ketakutan penuh dalam memori, hingga yang buruk pun ku anggap biasa. aku melindungi diriku sendiri dengan cara yang jahat, bukan karma, kifarat namanya. hingga hari ini, aku percaya, tidak pernah ada manusia yang terlahir baik. tidak ada yang terlahir dengan perasaan "aku akan menjaga hati, bermanfaat bagi orang lain, aku tidak peduli apa yang ku tuai sebanyak apapun yang kutabur" semuanya terasa lebih baik ketika percaya segala hal di dunia ini tidak ada yang baik Takut, sungguh. takut bahkan hanya sejengkal kata kata yang tidak ada artinya. bahkan mahluk sedarah, sekampung halaman, sehati sekalipun. lalu tidak ada yang pernah melakukan kebaikan tanpa pamrih ya rasanya! aku patah patah patah, dalam ketakutanku sendiri. kenapa ya?  Tuhan mematahkan hatiku berkali-kali untuk menciptakan ketakutan pada mahluk-Nya? kenapa ya? Lindungi aku ya Tuhan, dari h...

❤️

  Abi!  Terima kasih ya sudah berjuang sejauh ini. Terima kasih yaaa untuk kasih sayang yang ga pernah putus setiap hari nya, ga pernah nyerah, ga pernah capek sedikitpun, ga pernah ngeluh. Aku dengar, baca, lihat seseram dan setakut apa pernikahan itu. Tapi, kok semuanya ternyata mudah ya kalau sama abi?  Empat tahun bukan waktu yang sebentar.. lama sekali ya? Kok bisa setiap hari abi ga pernah gak mau untuk lihat kayi, ga pernah ga mau untuk denger cerita kayi, selanjutnyaa kita lanjutkan di tahun tahun berikutnya sampai kita mati. tapi mau bareng aja deh, gimana kalau ngga ada aa :(  Cinta yang katanya una ini sedih capek ribet blablabla itu aku udah ga kenal, udah lupa rasanya kalau katanya capek. soalnya sama abi ngga... rasanya abi dan kayi itu udah satu tubuh, udah satu pikiran, satu hati, semuanya. Dunia ini emang jahat ya kadang-kadang bi. tapi empat tahun ini abi udah buktiin dan selalu bilang "ayolah lawan jir bareng" bener. world is cruel, its us againts ...